Karyawan PT. BPP Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat Tinggal Tulang

MUBA, SS – Penemuan mayat yang tinggal tulang belulang membuat heboh karyawan PT. Bumi Persada Permai (BPP) saat hendak bekerja.

“Penemuan mayat tersebut tepatnya di unit 50, Petak 61 Areal lahan PT. BPP, Desa. Lubuk Bintialo, Kec Batang Hari Leko,” ujar Kapolsek Batang Hari Leko, AKP H Arifin SH, Minggu (4/3).

Dikatakannya, penemuan mayat tinggal tulang tersebut bermula dari salah satu laporan karyawan perusahaan perkebunan yang henda bekerja, pada Sabtu (3/3) sekitar pukul 17.00 Wib. Penemuan pertama kali oleh Zidho, saat akan pergi bekerja. Melihat mayat tinggal tulang saja, maka langsung memberitahukan kepada rekan satu timnya. Sehingga datanglah sejumlah karyawan lainnya menuju lokasi penemuan mayat.

“Setelah mendapat laporan tersebut, maka sejumlah rekan  dari Zidho langsung ke lokasi penemuan,” jelasnya.

Lanjutnya, barulah pada Minggu (4/3) sekitar pukul 01.00 Wib  pihak PT. BPP melaporkan penemuan tersebut ke Pospol bintialo. Pada  pukul 09.00 Wib, maka jajaran Pospol Lubuk Bintialo turun kelokasi penemuan mayat.

“Anggota Polpol melakukan perjalanan sekitar dua jam ke lokasi, dan langsung memasang pembatas,” ungkapnya.

Ditambahkannya, sebelumnya pada Senin (12/2) PT. BPP telah melaporkan kehilangan salah satu orang  yangan bekerja diperusahaannya atas nama Jufli (51), tinggi 160 cm, rambut pendek, kulit sawo matang dan sudah dilakukan pencarian selama beberapa hari dan tidak juga ditemukan.

“Memang ada laporan dari pihak perusahaan kehilangan seseorang yang ada bekerja diperusahaan mereka, karena setelah dilakukan pencarian tidak ditemukan,” terangnya.

Masih kata Kapolsek, saat ini mayat tersebut telah di bawa ke RSUD Sekayu untuk dilakukan otopsi.

“Langkah yang akan dilakukan kita mengumpulkan sisa-sisa organ tubuh dan barang bukti, memeriksa keterangan saksi-saksi serta melakukan koordinasi dengan pihak PT. BPP untuk menghubungi keluarga Jufli yang hilang, agar pihak keluarga mengecek apakah sama dengan ciri2 keluarganya yang hilang. Jika memungkinkan untuk melakukan tes DNA, pihak keluarga diharapkan mendatangi RSUD Sekayu,” pungkasnya.(M.Syaukar/Warto)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.