Pemkot Prabumulih Gelar Rangkaian Acara Perayaan HUT RI ke-72

PRABUMULIH, SS – Untuk turut memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 dengan tema “Indonesia Kerja Bersama”, Pemerintah Kota Prabumulih menggelar rangkaian acara dan sejumlah kegiatan perlombaan yang berlangsung meriah dan khidmat.

Kegiatan diawali dengan lomba gerak jalan di tingkatan pelajar serta umum, kemudian dilanjutkan dengan menggelar perlombaan permainan tradisional di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Prabumulih.
 
Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM dan istri beserta Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH dan istri, juga berkesempatan melakukan proses Tantingan, yakni pemandian kembang Paskibra Prabumulih pada Selasa sore (15/8).

Rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 72 dilanjutkan dengan menghadiri Rapat Paripurna Istimewa masa persidangan ke III dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Republik Indonesia (RI) di gedung DPRD kota Prabumulih, kemarin pagi (16/8) sekitar pukul 08.30 WIB. Selanjutnya, sekitar pukul 24.00 WIB, Ridho beserta rombongan melakukan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa.

Pada kegiatan tanggal 17 agustus, Walikota beserta jajaran menyampaikan pemberian remisi bebas bagi narapidana. Rangkaian acara berpuncak pada penaikan bendera merah putih di halaman rumah dinas Walikota Prabumulih, yang dilakukan oleh Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Prabumulih.

Teks Proklamasi dibacakan langsung oleh Walikota Prabumulih. Paskibraka juga menyelesaikan tugasnya dengan melakukan penurunan bendera merah putih pada sore harinya. Wako dan jajaran juga melakukan tabur bunga di taman makan pahlawan, serta kegiatan ramah tamah dengan para veteran. Turut hadir dalam rangkaian acara seluruh unsur forum pimpinan daerah, serta seluruh pejabat dan pegawai Pemkot, antara lain Sekretaris Daerah M Kowi SSos MSi.

Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan pihaknya mengajak seluruh untuk instrospeksi apa saja yang telah dilakukan bagi bangsa dan negara. "Kami mengajak seluruhnya untuk instrospeksi diri. Mari sama-sama bersatu untuk membangun bangsa yang lebih baik," katanya seraya juga mengungkapkan makna kemerdekaan belum dinikmati secara menyeuluruh oleh masyarakat Indonesia. Masih banyak warga yang hidup dibawah garis kemiskinan.

Wako juga berkomitmen akan terus menjalankan program pengentasan kemiskinan. "Sebenarnya sudah kami mulai sejak awal menjabat di 2013. Program bangun rumah baru bagi warga miskin, pemberian bantuan peralatan usaha, pelatihan tenaga kerja dan sejumlah program kerja lain. Alhamdulillah, bisa berdampak kepada pengurangan warga miskin di Prabumulih," pungkasnya.(Adv/NR)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.